JAKARTA (LN)-- Pengesahan revisi Undang-Undang TNI berdampak terhadap pengancaman kepada Presiden Prabowo Subianto di media sosial.
Pengancaman tersebut dihembuskan warganet yang kontra terhadap UU TNI.
Pada medsos X, warganet kontraktor UU TNI menyebarkan narasi berisi ancaman pembunuhan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Salah satu akun mengunggah foto berisi iring-iringan mobil yang ditumpangi Prabowo Subianto.
Cuitan yang dibuat pada Rabu (26/3/2025) itu sudah mendapatkan 40 ribu likes dan 7,8 ribu retweet.
Cuitan itu merujuk terhadap kasus pembunuhan Presiden Amerika Serikat (AS) John F. Kennedy (JFK) di Dallas, Texas, pada 22 November 1963.
Saat itu, Kennedy tewas ditembak ketika sedang berkendara dalam iring-iringan mobil kepresidenan.
Netizen lainnya mengaku menginginkan ada pembunuhan terhadap presiden setelah UU TNI disahkan.
Warganet itu mengunggah meme berisi kalimat dalam bahasa Inggris di media sosial X.
“I act like l'm fine but deep down I want more presidential assassination,” tulis netizen itu. (Red : “Saya bertindak seolah-olah saya baik-baik saja, tetapi jauh di lubuk hati saya, saya menginginkan lebih banyak pembunuhan presiden,”)
#red
Tidak ada komentar:
Posting Komentar